HTI Dibubarkan, Gagasan Khilafah Takan Berhenti

HTI Dibubarkan Gagasan Khilafah Takan Berhenti. Melalui Menko Polhukam Wiranto, HTI resmi dibubarkan. Ini setelah bertahun-tahun Hizbut Tahrir Indonesia dibiarkan hidup dan berkembang di Indonesia. Padahal Hizbut Tahrir di negara lain sudah lama dilarang dan ada yang menyatakan sebagai organisasi terlarang.


Mengutip situs HTI, Hizbut Tahrir ada di negara-negara lain di dunia, seperti Mesir, Libya, Sudan, Turki, Inggris, Prancis, Jerman, lalu merambah ke Indonesia lewat dakwah pada 1980-an. Saat itu HTI banyak melakukan dakwah di kampus-kampus besar yang ada di Indonesia.

Kemudian pada 1990-an, HTI memperluas kegiatan ke masyarakat melalui kegiatan dakwah di masjid, perkantoran, perusahaan, hingga perumahan. Sebagai partai politik, HTI mengatakan politik sebagai bagian dari kegiatan mereka dengan Islam sebagai ideologi.

Hizbut Tahrir memiliki tujuan melanjutkan kehidupan Islam dan menyebarluaskan dakwah Islam ke seluruh penjuru dunia. Seluruh kegiatan kehidupan diatur sesuai dengan hukum-hukum syara'. Hizbut Tahrir juga memiliki misi membangkitkan kembali umat Islam dengan kebangkitan yang benar.

Keberadaan Hizbut Tahrir juga berusaha mengembalikan kejayaan dan keemasan umat Islam seperti masa lampau. Kejayaan itu dengan mengambil alih kendali negara dan bangsa di dunia.

Hizbut Tahrir Indonesia
Hizbut Tahrir Indonesia
Mereka berusaha agar akidah Islam dapat menjadi dasar negara, dasar konstitusi, dan undang-undang.

Ada tiga tahapan metode perjalanan dakwah Hizbut Tahrir, yakni tahap pembinaan dan pengkaderan, tahap berinteraksi dengan umat, serta tahap penerimaan kekuasaan. Untuk perekrutan keanggotaan, organisasi yang didirikan oleh Syekh Taqiyuddin an-Nabhani ini menerima setiap orang Islam, baik laki-laki maupun wanita. Tanpa melihat apakah keturunan Arab atau bukan.

Kini pemerintah memutuskan membubarkan HTI karena dianggap membahayakan NKRI. Menko Polhukam Wiranto mengatakan kegiatan yang dilaksanakan HTI terindikasi kuat telah bertentangan dengan tujuan, asas, serta ciri dalam Pancasila dan UUD 1945

HTI Dibubarkan, Gagasan Khilafah Takan Berhenti

Lalu, setelah dibubarkan, apakah gagasan khilafah dari tokoh-tokoh dan pengikut HTI itu akan berhenti? Jelas pasti tidak. Mereka sudah mendarah daging keyakinannya. Cuma kematian saja yang bisa menghentikan mereka. Mereka akan mengubah stategi perjuangannya.

Berbagai kemungkinan strategi HTI setelah dibubarkan adalah:

1. Menyebar dan menyusup ke partai-partai Islam di Indonesia. Paling mungkin dengan partai politik yang mirip dengan mereka, semisal Partai Keadilan Sejahtera. Beberpa tokoh HTI memang sudah berada di PKS sejak pendiriannya. Ingat ketika PKS masih bernama Partai Keadilan mereka meluncurkan isu Piagam Jakarta. Itu karena PK memang diantaranya ada orang HTI yang lebih moderat.

2. Menyebar dan menyusup ke ormas Islam yang mirip seperti FPI, FUI, dan lain-lain. Ini sangat memungkinkan karena selama ini pun telah terjalin kerja sama di antara mereka terutama dalam aksi-aksi menentang Ahok.

Yang jelas mereka takan berhenti mewujudkan cita-citanya meskipun ormasnya dibubarkan. Perjuangan mereka mungkin saja akan berubah wajah, tapi gagasan khilafah tetap berjalan.

Comments

Popular posts from this blog

Apa Parameter Anies Sandi Sukses Bangun Jakarta?